Hari ini sepertinya
saya di buat sadar akan suatu hal yang tidak pernah ada di dalam benak saya
sebelumnya. Tiba-tiba saja memaksa masuk
untuk ikut berkecamuk di kepala, seperti tidak tahu saja kalau isi kepala sudah
meminta untuk berhenti diisi. Mungkinkah
selama ini saya kurang peka atau memang sengaja menolak untuk tahu? Entahlah.
Anggap saja ini semacam kode keras dari Allah yang menginginkan saya untuk jadi
manusia yang tidak begitu-begitu saja, gampangannya manusia yang mau untuk
berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Berbicara soal ini, saya
rasa semua orang pasti pernah menemui satu hari dimana dia akan banyak berpikir
dan merenung akan hidup. Apa arti hidup? untuk apa dikasih hidup? Apa tujuan
hidup? Juga apa yang semestinya dilakukan dalam hidup biar tidak menyesal di
kemudian hari, saat hari sudah tutup. Hmm.. klise memang, tapi saya rasa pemikiran
seperti ini memang wajib banget ada di setiap kepala manusia yang diberi hidup,
terlebih saya yang terakhir kali saya cek masih berupa manusia yang hidup.
Mengapa itu penting? Karena
hidup tanpa tujuan bagi saya itu hanya membuang-buang tenaga, juga waktu.
Intinya saya cuma pengen bilang tanpa tujuan, hidup akan sangat sia-sia, Kita
bakalan gampang terombang ambing oleh arus. Orang bilang ini kita kesini, orang
bilang itu kita kesitu. Hhhhh melelahkan sekali rasanya.
Selagi memikirkan ini,
pikiran saya terbawa ke masa lalu dan membuat saya sadar akan berbagai
perubahan di dalam hidup saya seiring waktu berlalu. Dulu, sewaktu masih
sekolah saya merasa sangat berenergi. Setiap pagi saya selalu beremangat
berangkat ke sekolah karena yang ada di pikiran saya hanya hal-hal yang
menyenangkan saja. Bertemu dengan banyak teman asyik dan seru, belajar hal baru
juga mengukir kenangan konyol dan lucu sembari menertawakan hari yang berlalu.
Oughh indah sekali masa itu.
Tapi saya rasa semua
itu sudah tidak lagi berlaku di masa saya yang sekarang. Semua sudah banyak berubah. Tak hanya fisik saja yang berubah, cara pikir juga cara
memandang hidup pun sudah tidak lagi sama seperti dulu. Mungkin karena saya
sudah lebih banyak tahu, sudah lebih peka dengan keadaan sekitar pun sudah
lebih mawas diri akan perubahan sehingga energi yang tadinya hanya saya pakai
untuk bersenang-senang, kini harus saya bagi untuk memikirkan hal-hal baru yang
juga merupakan tanggung jawab baru saya.
Mempelajari berbagai
hal yang belum pernah saya tahu, terus beradaptasi dengan situasi dan kondisi
yang terus menerus berganti merupakan suatu tantangan hidup yang saya harus
ambil untuk mengupgrade diri menjadi pribadi baru yang lebih baik dan tidak mudah
layu ketika dihadapi dengan perkara rumit yang tak jarang membuat semangat
hidup menjadi ciut.
Iya. Saya memilih untuk
mengambil langkah ini. memilih untuk menjadi orang yang lebih peka dan peduli
dengan sekitar. Memilih untuk mencari tahu dulu sebelum menghakimi sesuatu. Memilih
untuk berpikir dulu sebelum bertindak pun memilih untuk diam ketimbang bericara
buruk. Pada intinya saya memilih untuk terus memilih-memilih dan memilih.
